Istilah

Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK)

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 70 Tahun 2008 tentang Uji Kompetensi bagi Peserta Didik Kursus dan Pelatihan dari Satuan Pendidikan Nonformal atau Warga Masyarakat yang Belajar Mandiri, “Lembaga Sertifikasi adalah suatu lembaga penyelenggara uji kompetensi yang dibentuk oleh organisasi/asosiasi profesi yang diakui Pemerintah dan dikelola secara mandiri untuk melaksanakan uji dan sertifikasi kompetensi bagi peserta didik kursus dan satuan pendidikan nonformal lainnya serta warga masyarakat yang belajar mandiri”. Adapun sertifikasi kompetensi adalah proses pelaksanaan, penetapan dan pengakuan terhadap pencapaian kompetensi seseorang pada suatu jenis dan tingkat pendidikan tertentu melalui uji kompetensi dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan dan berlaku secara nasional.

Lembaga Sertifikasi yang bermitra dengan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan ialah Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) dan keberadaannya diakui melalui penerbitan Surat Keputusan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Sejak dibentuk tahun 2009 hingga akhir tahun 2018 ini telah berdiri sebanyak 39 LSK. Dari 39 LSK dimaksud terdapat 1 LSK yang dicabut pengakuannya disebabkan LSK tersebut tidak melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya.

Tempat Uji Kompetensi (TUK)

Tempat Uji Kompetensi adalah lembaga kursus dan/atau satuan pendidikan nonformal lainnya atau tempat lain yang berdasarkan penilaian dinyatakan layak dan mampu melaksanakan uji kompetensi (Permendiknas Nomor 70 Tahun 2008). Keberadaan TUK ini ditetapkan oleh LSK setelah dilakukan verifikasi kelayakan sarana dan prasarana. Sampai akhir tahun 2018 ini telah ditetapkan 1.329 TUK untuk 35 bidang keterampilan.

Master Penguji

Master penguji adalah orang yang ahli di bidang keterampilan tertentu, ahli di bidang pengukuran dan penilaian serta mampu memberikan pelatihan bagi penguji uji kompetensi. Tugas master penguji yaitu sebagai narasumber sekaligus sebagai penguji dalam pelatihan penguji. Dalam kondisi tertentu master penguji dapat melakukan pengujian pada uji kompetensi peserta didik. Sampai dengan tahun 2018 ini sudah terdapat 143 master penguji untuk 43 bidang keterampilan.

Penguji

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 70 Tahun 2008 tentang Uji Kompetensi bagi Peserta Didik Kursus dan Pelatihan dari Satuan Pendidikan Nonformal atau Warga Masyarakat yang Belajar Mandiri pasal 4, “Penguji pada uji kompetensi adalah tenaga pendidik yang telah memenuhi standar kualifikasi dan kompetensi penguji pada kursus dan pelatihan. Penguji melaksanakan uji kompetensi berdasarkan penugasan dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi”. Sampai dengan tahun 2018, sudah terdapat 2.070 penguji untuk 34 bidang keterampilan.