Bogor – Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Ditjen PAUD dan Dikmas-Kemendikbud RI, melalui Subdit Sarana dan Prasarana, melaksanakan finalisasi bahan ajar cetak untuk kursus dan pelatihan.

Menurut Purwanto, M.Si., Kasubdit Sarana dan Prasarana Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kemendikbud, bahan ajar merupakan salah satu unsur di dalam standar sarana dan prasarana yang harus dipenuhi oleh LKP, karena bahan ajar merupakan komponen utama dalam penyelenggaraan proses pembelajaran.

“Bahan ajar yang baik akan membuat proses pembelajaran atau proses transfer ilmu dari pendidik kepada peserta didik akan berjalan lebih mudah untuk mencapai unit kompetensi yang diharapkan” Ujarnya di sela-sela kegiatan finalisasi bahan ajar cetak di Hotel whiz prize Bogor, (Jum’at, 30/11/19).

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 30 oktober sampai tanggal 01 november ini, menurut Purwanto, adalah untuk melakukan penelahaan yang menyeluruh terhadap isi, tata bahasa, desain, dan grafika, penyajian dari bahan ajar

Menurutnya, kegiatan penyusunan buku ajar kursus dan pelatihan sudah melalui beberapa tahapan dan melibatkan berbagai unsur. Finalisasi adalah merupakan kegiatan tahap akhir untuk menyelesaikan keenam buku tersebut, dengan mengundang peserta: tim penyusun, tim web designer dan multimedia, subdit kurikulum

Selain itu lanjutnya, kegiatan finalisasi bahan ajar ini juga dimaksudkan untuk melengkapi dan menyempurnakan buku dari hasil masukan dan pendapat yang relevan dari pengguna dan instruktur yang diterima pada saat kegiatan uji publik dilakukan

“Melalui finalisasi bahan ajar ini, diharapkan dapat tersedianya enam bahan ajar kursus dan pelatihan dalam bentuk cetak dan ebook kursus yang siap cetak.” Tuturnya.

Sekedar diketahui bahwa dalam peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan mengamanatkan bahwa setiap lembaga pendidikan baik formal, nonformal, maupun informal harus memenuhi standar pendidikan yang terdiri dari delapan aspek, yaitu: standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan.

Untuk itu Purwanto mengharapkan kepada Lembaga kursus dan Pelatihan (LKP) agar mampu memenuhi kedelapan aspek standar tersebut, sehingga LKP mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi baik untuk memenuhi kebutuhan DUDI maupun untuk berusaha sendiri.

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Dr. Agus Salim, M.Si, Kasubdit  Sarana dan Prasarana, Kasubdit Program dan Evaluasi, Kasubdit Kurikulum, tim penyusun, tim web designer dan multimedia, dan tim dari subdit Sarana dan Prasarana.

 

Penulis: Tim pengelola web Ditbinsuslat Kemendikbud