Jakarta – Ditjen PAUD dan Dikmas Tinjau Kerjasama Dengan Lembaga Pendidikan RRC Jakarta, PAUD dan Dikmas. “Kami juga merasa perlu memperkuat kerja sama ini, dikarenakan banyak peserta didik yang belajar ke China dan telah banyak yang merasakan manfaat dari program ini.” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirjen PAUD dan Dikmas) Harris Iskandar, saat menerima delegasi dari lembaga Jiangsu Food Parmacheutical Sciense Collage (JFPSC) Republik Rakyat China (RRC) Kamis, (17/10).

Ditambahkan oleh Harris, Indonesia memiliki bonus demografi dimana usia muda dan produktif jumlahnya sangat banyak, serta tersebar hampir di seluruh provinsi.

“Maka oleh sebab itu kami memfokuskan pemberian pendidikan vokasi kepada para remaja atau usia muda, untuk menyiapkan mereka agar siap untuk bekerja.” Tutur Haris.

Dirjen Harris bersama Direktur Ditbinsuslat Agus Salim dan Handoyo Saputro. Kamis, (17/10)

Disampaikan oleh Harris, pendidikan vokasi yang Ditjen PAUD dan Dikmas berikan salah satunya melalui kursus Bahasa Mandarin, Jepang, Inggris dll. Untuk kursus Bahasa Jepang sudah cukup banyak dan sukses, dimana banyak peserta didik Indonesia yang belajar lanjutan ke Jepang, dan bekerja di berbagai perusahaan Jepang, baik yang ada di Indonesia ataupun di Jepang.

Untuk mengembangkan kerjasama yang telah dirintis oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Desi dangan JFPSC, Menurut Harris perlu dilakukan kerjasama antar pemerintah untuk memperkuat program

foto bersama Dirjen Harris dan Direktur Ditbinsuslat Agus Salim dengan delegasi JFPSC. Kamis, (17/10)

“Maka menurut kami perlu dilakukan kerjasama antar pemerintah, kita bisa membuat MoU antar pemerintah China dan juga Indonesia” pungkasnya.

Menyikapi pernyataan Dirjen, Handoyo Saputro selaku Ketua LKP Desy yang saat itu hadir bersama rombongan JFPSC dan Mengniu, menyampaikan harapan kepada Harris dan Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan (Dit Binsuslat) Agus Salim beserta jajarannya, setelah pertemuan ini dapat meningkatkan kerja sama dengan pemerintah China, terutama dalam dunia Pendidikan.