Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi menuntut Lembaga Kursus dan Pelatihan untuk menyesuaikan diri. Mengantisipasi hal tersebut, Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan memberikan fasilitasi kepada LKP untuk menyelenggarakan kursus daring atau kursus online.

Kursus daring dapat diselenggarakan oleh LKP yang telah memiliki kinerja baik. Dibantu secara teknis oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) dan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Purwanto Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana, Ditbinsuslat bekerjasama dengan SEAMOLEC telah menyusun juknis penyelenggaraan kursus daring dan mengembangkan laman kursus daring.

Selain itu sejak tahun 2018 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan juga memberikan fasilitasi pendampingan dan bimbingan teknis kepada LKP yang sungguh-sungguh ingin menyelenggarakan kelas-kelas atau pembelajaran secara terbuka.

“Kami melakukan bimbingan kepada LKP untuk pelaksanaan Massive Open Online Course (MOOC) dan kursus daring yakni LKP Fourlen Jakarta, LKP IHS Karanganyar, LKP Sangkuriang Bogor, LKP Itech Metro – Lampung, LKP Mahardika Cirebon, LKP Ghazebo Trenggalek, dan LKP Bina Insani Yogyakarta.” Ujar Purwanto saat dihubungi tim media Ditbinsuslat.

Kursus daring ini diharapkan dapat memudahkan proses pembelajaran bagi seluruh warga masyarakat secara terbuka. Jarak yang jauh tak lagi menjadi kendala dengan menggunakan kemudahan teknologi internet yang sekarang dapat diakses di mana saja. Kursus daring dapat diakses melalui laman kursusdaring.kemdikbud.go.id.