Bandung, PAUD dan Dikmas. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), menggelar "Gerakan Indonesia Kompeten, Seminar Nasional dan Pameran Kursus dan Pelatihan  pada 19-21 November 2015". Kegiatan yang diselenggarakan di Convetion Hall Hotel Harris dan Festifal Mall Citylink Bandung, Jawa Barat dihadiri 250 orang peserta dan 40 stand pameran.
Para peserta seminar terdiri atas tiga unsur, yaitu Lembaga Pendidikan sebagai supplier, unsur pemerintah sebagai regulator, dan Industri sebagai pengguna. Sama halnya dengan seminar, peserta pameran terdiri atas tiga jenis ketrampilan, yaitu otomotif, kemaritiman (kelautan/perikanan) dan pariwisata.
Pada kegiatan tersebut dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada pengabdi kursus dan pelatihan, aprseiasi Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) berprestasi dan apresiasi peserta didik kursus. Acara lain yang di lakukan adalah penandatanganan Memorandum of Undersatnding (MoU) antara LKP dengan dunia usaha dan industri.
Penandatangan tersebut dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (DPD HIPKI) Provinsi Jawa Barat, sebagai perwakilan LKP dengan beberapa perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yaitu: PT Asco Dwimobilindo, PT. Wahana Sun Hutama Bandung, PT. Yamaha Indonesia Motor, PT. Honda Motor dan Asosiasi Profesi Automotive Indonesia (APTAIN), serta bidang pariwisata dengan PT. Perisai Utama dan PT. Panghegar.
Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Ditjen PAUD dan Dikmas, Yusuf Muhyidin mengungkapkan tujuan utama diselenggarakan acara seminar untuk mendiseminasikan tentang implementasi Nawacita. Dalam bidang pendidikan kelautan/ perikanan serta implikasinya terhadap Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), khususnya dibidang kelautan dan perikanan, pariwisata serta otomotif.
Sedangkan diadakannya pameran kursus dan pelatihan, bertujuan memberikan sarana bagi LKP/ satuan Pendidikan Nonformal penyelenggara LKP untuk melakukan publikasi dan promosi. Fasilitasi bagi DUDI untuk melakukan publikasi terhadap kebutuhan tenaga kerja kompeten, serta memotivasi masyarakat untuk mengikuti program-program kursus dan pelatihan.
Kegiatan yang mengambil tema “Kursus dan Pelatihan mampu menciptakan SDM yang Kompeten, Produktif, Berkarakter dan Memiliki Daya Saing Tinggi di Sektor Kelautan/Perikanan, Pariwisata dan Otomotif.” Dikemas dalam satu tema besar, yaitu "Gerakan Indonesia Kompeten". (M.Husnul Farizi, Pri/KS)